Selasa, 22 Februari 2011

Tips Cara Menjadi Langsing/Kurus/Ramping Tidak Gendut/Gembrot/Gemuk Lagi Dengan Sehat

Menjadi orang gemuk tidak selalu enak. Bayangkan saja kalau kelebihan berat badan yang kita alami adalah karung beras. Kegemukan badan 50 kilo berarti sama seperti orang normal yang memiliki berat badan proporsional dengan tinggi badannya menangkat karung beras seberat 50 kg dipanggul sendiri.

Yang pasti capek deh energi kita habis sia-sia untuk mengangkat beban yang tidak seharusnya kita bawa. Jadinya ya boros energi, lebih baik ditransfer ke orang yang kelaparan di afrika sana.

Bosan jadi orang gendut? Mungkin tips dari website komunitas organisasi.org ini bisa sedikit membantu dan memberi semangat anda untuk hemat energi :D dengan melakukan beberapa hal berikut di bawah ini :

1. Makan Seperlunya Tapi Bergizi Cukup

Makan sebelum lapar dan hentikan makan sebelum kenyang adalah kebiasaan yang baik bagi orang yang kelebihan berat badan. Hitung semua unsur kandungan dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi seperti kalori, lemak, protein, karbohidrat, lemak, kolesterol, vitamin, mineral, dan lian sebagainya jangan sampai kekurangan dan jangan sampai kelebihan.

Puasa setiap hari pun sangat bagus bagi yang ingin menjadi kurus / ramping selama ketika sahur dan buka puasa tidak over acting makannya. Cara ini tidak hanya untuk orang islam saja dan apabila dilakukan secara benar akan membuat tubuh menjadi lebih sehat.

2. Ubah Dan Ganti Kebiasaan Makan Cemilan Sampah / Junk Food

Kalau belum kenyang mungkin ada suatu dorongan nafsu untuk makan sesuatu yang ringan-ringan. Banyak yang terjebak untuk mengkonsumsi makanan samapah alias junk food yang tidak mengandung gizi berarti dan cenderung dapat memberi dampak buruk pada tubuh akibat kandungan gula, garam, lemak, kolesterol, dsb yang melebihi ambang batas masuk ke perut kita.

Mulai saat ini ganti saja makanan sampah yang menjadi teman anda di kala agak lapar dengan sayur-sayuran segar yang bersih dan higienis. Memang rasanya tidak begitu enak, namun yang harus kita pikirkan adalah manfaatnya bagi tubuh kita.

3. Menerapkan Pola Hidup Sehat

Hindari menghisap rokok secarang langsung maupun tidak langsung dari perokok yang ada di sekitar kita, tidur dan istirahat yang cukup porsinya, olah raga yang teratur, medical check up secara rutin, makan makanan yang bergizi tanpa banyak bahan kimia, dan lain sebagainya.

4. Mengubah Kebiasaan Minum

Minumlah banyak air putih yang banyak minimal delapan gelas perhari untuk menjaga metabolisme tubuh kita serta menghindari terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan pada tubuh kita. Bagaimana pun jua air putih yang higien tetap air minum yang paling sehat untuk kita konsumsi.

Upayakan tidak minum air dingin ketika perut kita berisi makanan agar lemak bisa tercerna dengan baik dan tidak menggumpal / mengendap pada sistem pencernaan kita. Minumlah air bersuhu normal suam-suam kuku atau yang hangat demi kebaikan perut kita.

Hindari munuman yang mengandung gula, soda, kafein, energi instan, alkohol, dan lain sebagainya agar tidak memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan tubuh kita. Pada minuman pun terkadang mengandung suatu kandungan yang lebih besar dari makanan yang kita makan.

5. Aktif Beraktivitas Dan Sering Olahraga Fisik

Biasakan rutin dan rajin berolahraga fisik yang cukup berarti dan bisa membuat badan kita mengeluarkan banyak keringat dan melelahkan. Jangan berolah raga yang hanya menggunakan otak seperti catur, bridge, menembak, dan lain-lain.

Dalam kehidupan sehari-hari pun jangan sampai lepas dari aktivitas fisik yang membakar kalori kita seperti apabila bepergian jarak pendek jangan menggunakan kendaraan, jarak menengah dengan sepeda, ke atas dengan naik tangga bukan naik lift, cuci baju jangan paki mesin, cuci piring dengan tangan sendiri, dan sebagainya.

-----

Semangat, niat dan kerja keras anda sangat diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan. Hati-hati dengan teknik atau metode menguruskan / melangsingkan tubuh secara instan dengan bahan kimia, obat-obatan dan lain sebagainya yang mungkin dapat memberikan efek yang berbahaya bagi kesehatan tubuh anda. Ayo semangat... tinggalkan karung beras yang anda bawa ke mana-mana.

* kesehatan masyarakat

* Add new comment

mencegah timbulnya ketombe di kulit kepala

Ketombe adalah masalah yang umum terjadi di kulit kepala. Timbulnya ketombe juga memiliki penyebab yang berbeda-beda. Daripada sibuk mengobati ketombe, lebih baik mencegah kedatangannya.



Berikut kiat mencegah ketombe muncul di kulit kepala seperti yang dikutip dari Helium.

1. Bersihkan kulit kepala dan rambut secara rutin
Idealnya, keramasi rambut dua hari sekali, agar kebersihannya terjaga. Kotoran yang menempel di kulit kepala bisa menjadi salah satu penyebab ketombe.

2. Hindari stres
Sekilas stres sama sekali tak ada hubungannya dengan kesehatan kulit kepala. Padahal, saat seseorang merasa stres, hormon-hormon di tubuhnya bergejolak dan menjadi tidak seimbang. Hormon tadi bisa menyebabkan kesehatan kulit kepala terganggu. ketombe pun timbul. Sebisa mungkin, atasi stres Anda sehingga tidak berdampak pada penampilan dan mental.

3. Gaya hidup sehat
Kesehatan kulit kepala dapat dijaga secara alami dengan menjaga asupan nutrisi yang masuk. Kulit kepala dan rambut yang sehat butuh vitamin B kompleks, zat besi dan protein yang cukup. Pastikan, menu makanan yang Anda santap setiap hari bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

4. Kurangi pemakaian produk penata rambut
Produk-produk penata rambut seperti hairspray, foam dan gel akan menjadi kotoran yang menempel di kepala, jika tidak dibersihkan dengan baik. Memakainya di saat-saat khusus seperti pesta tentu tak akan menjadi masalah. Namun jika Anda memakai produk tadi sehari-hari, Anda juga harus memastikan kebersihan rambut, agar ketombe tidak timbul.

5. Menjaga kelembaban kulit kepala
Kulit kepala kering juga dapat menimbulkan ketombe. Anda bisa menjaga kelembabannya dengan mengkonsumsi air putih yang cukup setiap harinya.

Selamat mencoba

agar rambut cepat panjang

Rambut kita umumnya akan bertambah panjang 1,5 cm setiap bulan. Tetapi, ada juga orang yang rambutnya tumbuh lebih lambat, dan ketika akhirnya mencapai panjang tertentu, akhirnya patah.

Kalau sudah begini, Anda perlu sedikit mengubah cara Anda merawat rambut.

1. Pijat dan gosok. Saat membersihkan wajah, Anda tentu tidak akan menadahkan wajah di bawah pancuran kan? Anda harus menggosokkan sabun ke wajah dan sedikit memijatnya.

Nah, kulit kepala pun perlu disentuh dengan pijatan dan sedikit gosokan. Sebab, rambut yang baru pun kerap sulit untuk tumbuh akibat lapisan kotoran, minyak, dan sel-sel kulit yang lama. Pijat dengan lembut kulit kepala Anda dengan sikat khusus kulit kepala atau dengan jari-jari tangan selama 2 menit sebelum mandi.

2. Manjakan rambut. Cari shampo dan kondisioner yang mengandung pelembab shea butter atau avocado oil. Bahan ini menjaga agar helaian rambut tetap lembab. Inilah yang menjadi kunci untuk pertumbuhan rambut, karena helaian rambut yang rapuh dan bercabang bisa patah sebelum bertambah panjang, demikian menurut ahli dermatologi dari San Francisco, Paradi Mirmirani.

3. Kurangi penataan rambut Anda. Boleh-boleh saja sebenarnya menata rambut dengan berbagai peralatan styling, namun perlu diingat bahwa hawa panas dan gesekan dari sisir bisa merusak lapisan pelindung rambut (atau kulit jangat).

Akibatnya, helaian rambut jadi rentan untuk rontok. Atasi berbagai masalah ini dengan menggunakan sisir bergigi jarang untuk menyisir rambut yang habis dikeramas, menggunakan spray pelindung panas sebelum menata rambut, dan bebaskan rambut dari berbagai siksaan tersebut pada akhir pekan. Untuk mendapatkan kesan rambut yang bergelombang, buat kepang saat rambut masih basah. Lepaskan ketika rambut sudah kering.

Jumat, 18 Februari 2011

3 Resep Ramuan Mujarab untuk Hilangkan Selulit

Tak perlu pusing lagi mencari krim yang ampuh untuk mengatasi selulit di paha, perut, dan bokong Anda. Ternyata Anda bisa dengan mudah meracik sendiri 'obatnya'. Bahan utamanya: ampas kopi!



Tak peduli berapa umur Anda, apa jenis kulit Anda, dan berapa berat badan Anda, selulit selalu jadi musuh besar. Ia biasanya muncul di paha, perut, dan bokong, yang membuat kulit kita terlihat bergaris-garis kasar bak kulit jeruk. Selama bertahun-tahun, wanita di seluruh dunia mencari berbagai krim dan obat untuk menghilangkan selulit. Padahal, hanya berbekal serbuk kopi, kita bisa meracik ramuannya sendiri, lho.

Salah satu metode yang paling ampuh untuk menghilangkan selulit adalah pijat. Dengan pijat, sirkulasi darah jadi lebih lancar, dan sel-sel lemak bisa lebih mudah dihancurkan.

Sementara itu, penelitian menunjukkan bahwa krim antiselulit yang dianggap paling ampuh adalah yang mengandung kafein. Ternyata kafein bisa melebarkan pembuluh darah, sehingga sirkulasi dan aliran darah menjadi lebih lancar. Kafein juga bisa mengurangi kadar penimbunan air, yang merupakan salah satu penyebab terdorongnya lemak ke kulit dan menjadi selulit.

Dua fakta ini jadi cukup bukti untuk meyakinkan kita bahwa salah satu solusi paling ampuh menghadapi selulit adalah pijat dengan ramuan yang mengandung kafein. Ini resepnya.

Resep 1
1 cangkir ampas kopi yang masih baru
1 putih telur
1 sendok makan minyak zaitun
Campurkan bahan-bahan di atas dan gunakan untuk memijat bagian tubuh Anda yang berselulit. Pijat dengan gerakan memutar, kemudian bilas. Ramuan ini juga bisa dioleskan ke selulit, kemudian 'bungkus' bagian tersebut dengan plastik dan diamkan selama 5-10 menit. Untuk hasil yang optimal, lakukan ritual ini 3 kali seminggu.

Resep 2
1/4 cangkir ampas kopi hangat
1 sendok makan minyak zaitun
Campurkan bahan-bahan di atas, kemudian balurkan ke atas loofah atau handuk wash lap sebelum memijat bagian yang berselulit. Lakukan 2 kali seminggu.

Resep 3
Campurkan ampas kopi dengan sabun cair atau body lotion. Balurkan ke tubuh, diamkan beberapa menit, lalu bilas. Lakukan setiap hari.

Janet Jackson: Banyak Seleb Makan Tisu Agar Kurus

Janet Jackson @ aceshowbiz.com
Tak bisa dipungkiri, tuntutan untuk selalu sempurna bagi para bintang menjadi satu tekanan besar, terutama bagi para wanita. Sebagai salah satu 'pelaku', Janet Jackson bagi-bagi tips untuk menjaga tubuh tetap ideal walau lapar mendera, yakni dengan makan tisu!
Dalam sebuah wawancara dengan Piers Morgan, seorang wartawan CNN, adik Michael Jackson ini buka-bukaan mengenai masalah berat badan dan pola makan yang dihadapinya, seperti banyak wanita lain, di dunia selebritis. Jackson mengakui bahwa sebagian besar wanita menjadi korban 'standar kesempurnaan' yang seringkali membuat mereka memaksa tubuhnya sampai ke batas terakhir.
"Ini gila, ini gila. Karenanya aku merasa wanita jaman sekarang menuju ke arah berlawanan. Mereka kekurangan makanan. Dari beberapa cerita yang kudengar, aku tidak akan menyebut nama, tapi ini lebih buruk. Mereka makan tisu, Kleenex, untuk mengisi perut agar merasa kenyang. Kalau kau merasa kenyang, maka tak perlu lagi makan," ungkap Janet.
Dalam kesempatan yang sama, Janet juga mengkritisi kebiasaan ini sebagai contoh buruk untuk anak-anak. "Ini gila. Untuk anak-anak, ketika mereka melihat orang dewasa dan berpikir inilah tubuh yang kuinginkan, mereka mulai menjalani diet di usia muda, bukannya hidup normal sebagai anak-anak," pungkasnya. (ace/mae)

Jumat, 11 Februari 2011

95 Juta Tahun Lalu, Ular Punya Kaki

VIVAnews - Dari penelitian terbaru terhadap fosil ular yang diperkirakan telah berusia 95 juta tahun, terungkap bahwa ada dua tulang kaki kecil yang tersambung ke tulang pinggul hewan tersebut.

Seperti dikutip dari LiveScience, 10 Februari 2011, fosil yang ditemukan di Libanon tersebut berasal dari zaman di mana ular belum kehilangan tungkai belakang mereka.

Rekonstruksi tiga dimensi terhadap tulang tersebut akan segera dilakukan untuk membantu para peneliti memahami bagaimana ular berevolusi hingga kehilangan kakinya itu.

Adapun perdebatan yang menghangat di kalangan paleontologist adalah apakah nenek moyang ular berkaki itu merupakan kadal yang berenang di air atau kadal yang melata di darat.

“Sebuah tulang kaki berukuran panjang satu inci (sekitar 2,5 centimeter) terlihat pada fosil ular Libanon. Sayangnya, separuh bagian panggul ular itu terkubur di dalam batu,” kata Alexandra Houssaye, peneliti dari Museum National d’Histoire Naturelle, Paris, Perancis.

Ular yang panjangnya 19 inci (sekitar 50 centimeter) ini merupakan Eupodophis descouensi, yang merupakan satu dari tiga fosil ular yang pernah ditemukan memiliki kaki. “Membongkar batu untuk menemukan satu kaki lagi tidaklah dimungkinkan,” ucapnya.

Untuk itu, peneliti akan menggunakan teknik yang disebut sebagai synchrotron-radiation computed laminography (SRCL). Serupa dengan pemindaian medis CT scan, SRCL menggunakan sinar X untuk menggambarkan struktur internal dari sebuah objek, namun dengan resolusi 1.000 kali lebih tinggi.

Dari pemindaian, terlihat kaki yang tersembunyi di dalam batu itu bertekuk di bagian lutut. Akan tetapi, kaki itu tidak memiliki telapak dan tulang jari.

“Struktur tulang kaki yang tersimpan rapi di dalam batu ini serupa dengan struktur tulang milik kadal darat,” kata Houssaye. “Meski demikian, satu penelitian saja tidak akan bisa memastikan apakah ular ini punya nenek moyang hewan air atau hewan darat,” ucapnya.

Meski demikian, Houssaye menyebutkan, anatomi tulang milik ular itu menunjukkan bahwa evolusi telah menghilangkan kaki milik ular bukan dengan mengubah cara tulang itu tumbuh. “Kemungkinan, kaki itu tumbuh melambat atau semakin pendek,” ucapnya.

Eksperimen tersebut, menurut Houssaye, merupakan eksperimen pertama yang menggunakan teknik SRCL di dunia paleontology, dan masih banyak yang perlu dianalisa. “Langkah selanjutnya adalah menganalisa fosil tulang belakang ular lainnya, mengamati tungkai ular dan kadal hidup dan menganalisa fosil ular tertua yang pernah ditemukan,” ucapnya.

Tekanan Darah Bisa Dikontrol Jarak Jauh dengan Ponsel

Orang dengan kondisi kesehatan tertentu harus pandai-pandai mengontrol tekanan darahnya agar tidak naik atau turun. Nah, mengontrol dan mengetahui tekanan darah kini bisa semakin mudah, karena Anda cukup melakukannya dengan menggunakan ponsel.

Untuk mengukur tekanan darah, dokter atau tenaga kesehatan biasanya menggunakan tensimeter atau blood pressure monitor (BP monitor). Tapi kini peneliti tengah mengeksplorasi potensi sistem telepon seluler (ponsel) untuk dijadikan alat monitoring tekanan darah jarak jauh agar pasien dapat melakukannya di rumah.

Peneliti sedang mengembangkan ponsel menjadi alat yang secara otomatis dapat membaca tekanan darah pasien di rumah. Pembacaan tekanan darah ini kemudian akan dikirim secara nirkabel melalui sinyal radio dari peralatan monitoring yang dilengkapi dengan teknologi Blue-tooth.

Dengan alat ini, dokter juga bisa memantau perkembangan tekanan darah pasiennya secara online. Ponsel khusus yang diprogram untuk mengirimkan pembacaan tekanan darah ini akan menerima balasan yang sesuai, yang langsung muncul di layar ponsel.

“Telemonitoring atau pengontrolan tekanan darah jarak jauh ini dapat menyediakan informasi tentang perkembangan kondisi pasien sebelum konsultasi rutin dengan dokter,” jelas Dr Peter Rutherford, direktur medis di Wenatchee Valley Medical Center di Wenatchee, Wash, seperti dilansir Healthday, Kamis (18/11/2010).

Menurut Dr Rutherford, teknologi ini juga bisa membantu dokter dalam mengidentifikasi pasien yang memiliki gejala awal penyakit serius yang berhubungan dengan tekanan darah, yang mungkin membutuhkan perawatan akut seperti rawat inap.

“Teknologi ini memberikan layanan yang berharga,” ujar Dr Alexander G. Logan, dari University of Toronto, yang membahas sistem monitoring eksperimental ini pada pertemuan tahunan American Heart Association di Chicago.

Dalam penelitian pendahuluan, Dr Logan dan koleganya telah menemukan bahwa setelah menggunakan ponsel berbasis perangkat ini selama 1 tahun, pasien dengan hipertensi sistolik yang tidak terkontrol secara dramatis dapat meningkatkan kemampuannya mengontrol tekanan darah.

Dr Logan juga mengatakan lebih dari sepertiga pasien (37 persen) yang menggunakan sistem ponsel bisa mendapatkan tekanan darah di bawah kontrol, dibandingkan dengan 14,2 persen dari pasien yang hanya menggunakan peralatan standar.

“Studi ini menunjukkan bagaimana teknologi interaktif yang sederhana dapat membantu merevolusi perawatan pencegahan, yang bergantung pada sinergi dari dokter dan pasien,” tambah pakar lain, Dr Tara Narula, seorang ahli jantung klinis di Lenox Hill Hospital di New York City.

Pengujian metode ponsel ini akan terus dikembangkan untuk menentukan aspek sistem baru dengan hasil yang lebih baik.

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys